Kandungan Kulit Manggis yang Berkhasiat Tinggi bagi Kesehatan

Informasi Umum Kulit Buah Manggis yang kaya manfaat untuk mengobati berbagai penyakit berbaya, Buah Manggis selain enak manis dan menarik, Ternyata, buah ini sangat kaya dengan zat ajaib yang disebut xanthone, yang dapat mencegah berbagai penyakit. Terdapatnya justru di kulit buahnya itu. Dan, zat ini tak ditemukan di buah-buahan lain. Karena itu, di kalangan medis dan farmasi, manggis dijuluki queen of fruits alias ratu segala buah. Selain itu, kulit manggis juga mengadung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6. Semua ini amat dibutuhkan tubuh.

Informasi Kulit Manggis

Kandungan Kulit Manggis ini Xanthone yang ditemukan ilmuwan Jerman tahun 1855. Ia dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi dan bahan aktif yang stabil dalam keadaan panas atau dingin, termasuk di dalam tubuh manusia. Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Sifatantioksidannya melebihi vitamin E dan vitamin C. Itulah sebabnya xanthone dapat berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, antiaging, antiparkinson, antialergi, antialzheimer, dan membantu tubuh menurunkan gula darah, menururnkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, melindungi jantung, mencegah kebutaan, serta mencegah infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Pada tahun 2002 ditemukan fakta bahwa xanthone efektif menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru. Seorang peneliti Thailand, 2004, menemukan, pericarp kulit buah manggis efektif melawan kanker payudara. Dan khasiatnya jauh lebih efektif daripada obat.

Memakan buah manggis pasti tak asing lagi bagi Anda. Tapi, memakan kulitnya? Mana mungkin. Sebab, yang kita tahu, kulit buah manggis adalah limbah, yang mesti dibuang. Tapi, mulai saat ini, pandangan Anda yang seperti itu perlu dibuang jauh-jauh. Sebab, ternyata, kulit buah manggis itu lebih bermanfaat ketimbang daging buahnya. Tak percaya? Baca saja buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi yang diterbitkan oleh APMK Madyacentradifa dan didistributori PT Gramedia Pustaka Utama. Di buku itu penulisnya, Kasma Iswari, menyatakan bahwa kulit manggis mengandung sejumlah unsur makro yang tinggi, seperti air 62,05%, abu 1,01%, lemak 0,63%, protein 0,71%, total gula 1,17%, dan karbohidrat 35,61%. Tapi, selain itu, unsur mikronya juga tak kalah pentingnya. Dan unsur mikro inilah yang memiliki khasiat yang tinggi. Apa saja contohnya? Hasil penelitian banyak ahli menunjukkan, kulit buah manggis kaya akan antioksidan, terutama xanthone, antosianin, tanin, dan asam fenolat. Dan senyawa-senyawa ini mampu menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Atom atau kelompok atom yang dalam keadaan bebas ini dapat menangkap molekul hidrogen, asam lemak, dan logam berat, yang memicu aneka penyakit degeneratif pada tubuh.

Penelitian menunjukkan, xanthone memiliki sifat antidiabetes, antikanker, anti-peradangan, hepatoprotektif, meningkatkan kekebalan tubuh, aromatase inhibitor, antibakteri, antiplasmodial, antifungi, dan memiliki aktivitas sitotoksik. Xanthone juga bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif. Alfa-mangostin dan gamma-mangostin sebagai turunan xanthone bersifat sebagai antibakteri, dan efektivitasnya sama dengan antibiotika yang dijual di pasaran. Gamma-mangostin mempunyai efek antiradang lebih baik daripada obat anti-inflamasi lain di pasaran. Xanthone juga ampuh untuk mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukimia, serta diare. Selain antikanker dan antioksidan, xanthone juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS. Sedangkan antosianin adalah pigmen merah hingga biru yang tergolong turunan benzopiran. Senyawa ini juga antioksidan penting dalam mencegah penyakit neuronal, kardiovaskuler, kanker, dan diabetes. Berikutnya, tanin. Senyawa ini mempunyai rasa sepat dan terdiri atas berbagai asam fenolat. Zat ini mempunyai aktivitas antioksidan, menghambat pertumbuhan tumor, dan antidiare.

Anda ingin mencoba untuk mengkonsumsi Ekstrak Kulit Manggis yang sudah jadi dalam bentuk kemasan Kapsul, kami menyediakan Kapsul Ekstrak Kulit Manggis yang aman untuk dikonsumsi karena dibuat dan diolah dengan dengan Standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar) dan sudah mendapatkan izin edar dari BPOM. Untuk info lebih lanjut tentang produk kulit manggis klik disni : Kapsul Kulit Manggis Extilo

Atau Telp/ Sms untuk pemesanan dan info produk Kapsul Kulit Buah Manggis : 0812-290-38-552